Sektor pertahanan dan militer selama ini identik dengan operasi yang sulit, rumit, dan membahayakan. Internet of Things atau IoT pertahanan dan militer menawarkan berbagai kemudahan untuk mengurangi risiko kecelakaan, bahkan kematian.

Operasi pertahanan dan militer membutuhkan analisa strategi yang tepat, survei mendalam, dan perhitungan terhadap konsekuensi yang mungkin timbul. Inovasi IoT telah secara serius dipertimbangkan untuk menyukseskan penerapan tiga prinsip tersebut.

IoT merupakan konsep yang mengarah pada pemakaian platformnya oleh publik. IoT hadir dengan pengamatan terhadap hal umum di sekeliling benda atau obyek cerdas.

IoT bertujuan membuat platform dengan mengambil informasi dari hal umum di sekitar obyek cerdas melalui koneksi nirkabel dan kabel. Dalam bidang military, IoT akan lebih efektif dengan mengintegrasikan sistem sensor, aktuator, dan kontrol dengan infrastruktur militer sekarang.

Penggunaan IoT pertahanan dan militer

Image: Istock

Memanfaatkan arsitektur perangkat yang terhubung, sistem IoT telah banyak dipakai untuk mengatasi beragam persoalan bidang pertahanan dan militer. Berikut rinciannya:

1. Melakukan survei medan perang

Survei awal medan perang menggabungkan drone udara dan kamera terhubung. Dari operasi survei ini akan diperoleh data kondisi sekeliling dan posisi musuh untuk dikirimkan ke pusat komando. Data ini dapat menjadi referensi berharga bagi pengambil kepentingan.

Fungsi lainnya adalah memantau situasi di wilayah perbatasan dan memperingatkan staf militer jika menemukan potensi pelanggaran atau ancaman. Cara ini tentu sangat membantu dalam mengamankan wilayah sebab staf militer dapat bersiap lebih cepat daripada mengandalkan upaya konvensional. Umumnya, operasi ini akan menghasilkan foto dalam bentuk 3D.

2. Memantau kesehatan anggota militer

Peralatan IoT yang disematkan adalah sensor pada jaket anggota militer. Kegunaannya penting untuk mengetahui kondisi kesehatan petarung di lapangan dan melacak keberadaan mereka. Apabila mengalami perubahan kesehatan, dokter atau tim medis dapat lebih cepat memberikan penanganan.

3. Melakukan pelatihan jarak jauh memakai Augmented Reality

Pelatihan militer secara langsung dan konvensional membutuhkan anggaran yang tidak sedikit dan tetap berisiko membahayakan pesertanya. Penerapan IoT pertahanan dan militer terlihat dari simulasi pelatihan yang bisa dilakukan dari jarak jauh.

Caranya, data lapangan yang nyata dipelajari dan dibuat menjadi lingkungan simulasi pelatihan. Peserta pelatihan kemudian diberikan peralatan Virtual Reality atau Augmented Reality sebagai alat mengevaluasi ketepatan, mengecek emosi, kecepatan gerakan, dan parameter lainnya di lingkungan simulasi.

Simulasi virtual ini bermanfaat agar prajurit dapat berlatih perihal ketepatan sasaran dan fisik mereka tanpa risiko cedera fisik. Ambil contoh, simulator penerbangan yang bisa diambil sebelum menerbangkan pesawat sungguhan. Pilot atau calon pilot bisa belajar manuver untuk menghindari jejak musuh atau peluru kendali dalam simulasi virtual ini.

Baca juga: Mengenal Apa itu Computer Vision Secara Lengkap

4. Mengelola armada secara real-time

Dalam dunia militer dan pertahanan, armada memegang peran sangat vital. Terkadang, sulit untuk mengelola armada secara akurat dari waktu ke waktu. Penerapan IoT pertahanan dan militer terlihat dalam pemantauan via Global Positioning System (GPS). Dari situ, diperoleh kecepatan dan status motor, waktu mesin secara keseluruhan, cara menghemat bahan bakar, dan hal lainnya melalui bantuan sensor.

Selain itu, penggabungan kecerdasan buatan ke dalam transportasi militer akan membantu dalam menekan ongkos lalu lintas, yakni dalam hal menghemat konsumsi bahan bakar. Kecerdasan buatan sanggup memperkirakan jika terjadi kegagalan dalam komponen armada militer dan membuat pengemudi lebih bisa bertanggung jawab dalam menjalankan tugasnya.

5. Mengelola inventaris secara lebih efisien

Inventaris militer sangat banyak, seperti senjata, tank, dan selongsong peluru. Administrasi yang manual atas inventaris tersebut memakan banyak waktu dan energi. Pelacak Radio Frequency Identification atau RFID membantu dalam mengelola stok dan rantai pasokan secara akurat.

Pelacak RFID tetap sanggup menginformasikan ke tim terkait jika inventaris dikirimkan, dipindahkan, atau digunakan. Dengan inventarisasi yang tepat, tim logistik akan cepat mengetahui barang yang berlebih atau kurang, mengefisiensikan kontrol logistik, dan mengurangi potensi kerugian dan perampokan.

6. Mengenali target dan memfasilitasi pengintaian mandiri

Kecerdasan buatan membantu dalam mengenali target yang bersumber dari analisa laporan, makalah, umpan berita, dan informasi lainnya. Kesemuanya berkontribusi terhadap wilayah operasional yang menjadi targetnya.

Identifikasi target meliputi prediksi perilaku musuh, agregat cuaca dan lingkungan, hingga saran metode mitigasi. Kecerdasan buatan juga membantu dalam mempelajari, melacak, dan merumuskan tujuan pengumpulan data.

Contoh pirantinya adalah sensor RADAR/Sensing untuk mendeteksi aktivitas untuk mengetahui jika ada penyanderaan. Begitu informasi ini ditangkap, drone dari militer Amerika Serikat akan meluncur untuk melakukan patrol di dekat perbatasan. Manfaat lainnya dari operasi ini adalah menyelamatkan nyawa anggota militer.

Kemampuan tersebut dipadukan dengan data di dalam drone yang mengolah informasi mengenai kendaraan, orang, pergerakan musuh dari ketinggian tertentu. Data tersebut kemudian dianalisa untuk menjadi informasi berharga sebelum menyerang musuh.

Baca juga: Optical Character Recognition: Arti, Cara Kerja, dan Penerapannya

7. Transportasi

Penerapan IoT pertahanan dan militer sebagaimana tampak dari penyematan sensor suhu untuk memantau rantai pasokan logistik hingga transportasi umum. Tujuan akhirnya adalah memastikan produk, terutama makanan, sampai ke lokasi dalam kondisi bagus. Dengan adanya sensor suhu dan perangkat lunak cerdas, pengemudi bisa menghemat bensin dan terhindar dari kecelakaan di jalan.

Dari penjelasan di atas, adanya IoT pertahanan dan militer membantu berbagai tugas, mulai dari simulasi latihan jarak jauh hingga memata-matai. Semoga bermanfaat.


Tertarik untuk memulai bisnis vending mesin dan IoT? Monster Mac siap membantu kebutuhanmu !

Hubungi Kami