Ada yang dahulu menganggap belajar aktivitas yang monoton. Murid menjadi ogah-ogahan belajar sebab metode yang dipakai kurang interaktif. Akan tetapi, beberapa tahun belakangan adanya AI dalam pendidikan mengubah cara guru membawakan materi di kelas.

Artificial Intelligence atau AI atau kecerdasan buatan pertama kali dikenalkan oleh John McCharty dari Massachusetts Institute of Technology (MIT) pada 1956. John mendefinisikan AI sebagai rangkaian upaya meniru cara berpikir manusia dan merancang mesin agar bisa mengerjakan tugas kognitif. Mesin nantinya bisa belajar secara otomatis melalui data dan informasi yang sudah diprogramkan.  

Fungsi besar AI tersebut sudah banyak diterapkan di berbagai bidang, tidak terkecuali pendidikan. Banyak alat berbasis AI yang membantu berbagai kegiatan belajar-mengajar, mulai dari tugas administratif hingga membuat kelas menjadi lebih hidup.

5 Transformasi AI dalam Pendidikan

Artificial Intelligence dalam Pendidikan

1. Memberikan rekomendasi belajar layaknya dari seorang guru

Salah satu penerapan AI dalam pendidikan adalah adanya mentor virtual. Dengan hadirnya mentor ini, murid dapat memperoleh masukan langsung layaknya mendapatkannya dari seorang guru atau tutor. Manfaat ini jarang dinikmati dengan menilik proses belajar mengajar sebelum adanya AI. Pada masa itu, proses belajar lebih bersifat satu arah. Murid kurang mendapat banyak masukan penting. Sedangkan dengan mentor virtual, mereka akan lebih termotivasi sebab mendapatkan umpan balik yang sesuai dengan aktivitas belajar atau skor belajar mereka.

Salah satu contohnya adalah Blackboard yang banyak dipakai di perguruan tinggi di Eropa dan Amerika. Banyak profesor dan dosen memakai Blackboard untuk menerbitkan catatan, pekerjaan rumah, memberikan kuis hingga ujian. Cara ini mempermudah murid dalam mengajukan pertanyaan dan tugas untuk melakukan penilaian.

Blackboard kemudian menganalisa faktor yang membuat murid kurang memahami suatu pelajaran lalu memberikan solusi. Ia akan terus memperbaharui informasi saran menurut kegiatan terakhir yang dilakukan oleh siswa.

2. Menawarkan “teman” belajar

Sekarang ini, mempunyai teman belajar sebaya tidak selalu gampang dirasakan. Ini berbeda dengan zaman dahulu belajar bareng usai jam pulang sekolah masih umum ditemui. Padahal, keberadaan teman belajar yang sebaya sangat membantu dalam meningkatkan motivasi belajar.

Voice assistant atau asisten suara merupakan contoh penerapan AI dalam pendidikan yang cukup membantu masalah di atas. Sudah banyak raksasa teknologi yang memproduksi voice assistant. Contohnya adalah Google dengan Google Assistant, Apple dengan Siri, dan Microsoft dengan Cortana.

Siswa dapat memanfaatkan voice assistant tersebut untuk membantu belajar. Inovasi tersebut dapat membantu dalam mencari materi tertentu, soal, artikel, hingga buku. Murid cukup menyebut kata kunci lalu sang asisten akan memberikan jawaban atau solusi yang dibutuhkan.

Voice assistant seperti asisten pribadi sekaligus teman belajar yang dapat menanggapi pertanyaan murid seperti kawan satu kelas. Sehingga, mereka bisa lebih gampang dengan belajar mandiri kapan saja.

3. Mempermudah proses belajar

Pernah mengalami menghabiskan waktu berjam-jam di perpustakaan untuk mencari referensi menulis skripsi atau makalah? Smart content merupakan contoh inovasi berbasis AI dimana ia membagi dan menemukan materi konten dan buku digital yang sudah deprogram secara virtual dengan lebih mudah dan lebih cepat.

Sudah banyak perpustakaan yang membuat perpustakaan digital sehingga Anda lebih cepat dalam mencari buku yang dibutuhkan. Cram101 merupakan salah satu contoh smart content. Cram101 sanggup memecah buku digital menjadi beberapa bagian yang spesifik sehingga mempermudah pengguna mendapatkan referensi yang dibutuhkan.

Contoh lainnya adalah Netex Learning dengan platform cloud yang dipersonalisasi dengan pelatihhan virtual, workshop, dan lainnya. Ketika Anda mencari materi atau topik, Netex akan menyarankan buku, video, dan pelatihan virtual, untuk mendukung belajar Anda.

4. Menerjemahkan bahasa asing

Banyak sekali materi belajar yang sayangnya dalam bahasa asing. Menerjemahkan sendiri membutuhkan upaya yang lama sebab harus belajar sendiri walau tidak perlu maksimal. Teknologi AI berupa Presentation Translator sangatlah membantu hal ini.

Mirip dengan voice assistant, Presentation Translator berfungsi khusus menjelaskan atau mempresentasikan teks dari bahasa yang berbeda ke bahasa yang diinginkan murid.

Dengan AI speech recognition atau pengenalan suara, murid tinggal mendengarkan video, artikel, atau buku digital, yang akan langsung diterjemahkan ke bahasa yang dikuasai. Murid tidak perlu lagi membaca melainkan cukup dengan mengandalkan kemampuan ini. Di lain pihak, teknologi ini berguna bagi murid yang terbatas dari segi penglihatan. Dengan menggunakan pendengaran, mereka bisa tetap belajar.

5. Memfasilitasi belajar apa saja

Global courses menyediakan peluang belajar dari mana saja tergantung minat Anda. Tentunya, ini keuntungan belajar yang tidak terpikirkan sebelum adanya AI. Teknologi AI mengidentifikasi kebutuhan belajar tergantung dengan kata kunci yang Anda masukkan.

Jangan khawatir tentang silabus sebab kursus daring ini terstruktur secara komprehensif dan interaktif. Kabar baiknya lagi, kursus bersifat daring dan tanpa dipungut biaya. Contoh yang sudah menerapkan AI dalam kursusnya adalah Udemy, Alison, Khan Academy, dan Duolingo.

Dengan mengambil kursus daring yang sudah terpersonalisasi ini, Anda akan memperoleh pemberitahuan tentang kemajuan kursus, saran materi berikutnya, skor akhir hingga saran kursus yang sebaiknya dipelajari selanjutnya.

Itulah lima transformasi artificial intelligence dalam pendidikan. Meski banyak manfaat yang diberikan tetap saja guru tetap menjadi sumber belajar yang terbaik dari segi sosial, emosional dan menjadi teladan. Peran dan keberadaan guru untuk membentuk murid yang humanis sampai kapanpun tetap dibutuhkan. Direkomendasikan untuk memadukan guru dan belajar menggunakan AI agar membentuk murid yang berbudi pekerti luhur dan kompeten dari segi ilmu.


Tertarik untuk memulai bisnis vending mesin dan IoT? Monster Mac siap membantu kebutuhanmu !