Membuat undangan pernikahan menjadi aktifitas yang kita tidak bisa hindarkan di kehidupan sehari – hari. Karna tentunya setiap minggu, setiap bulan akan terus ada event pernikahan. Event tersebut pastinya dibutuhkan sebuah undangan, untuk mendatangkan teman – teman yang diundang.

Untuk itu, mencetak sebuah undangan adalah peluang bisnis bagi Anda untuk menjalankannya. Namun layaknya bisnis, pasti sekiranya Anda membutuhkan sedikit modal untuk dapat memulai bisnis percetakan.

Tapi sebelum memulai bisnis percetakan undangan seperti ini, Anda harus mempelajari apa saja yang diperlukan untuk membuat sebuah undangan yang menarik dan beda dari competitor. Tujuan tersebut dimaksudkan agar bisnis yang dijalankan dapat menghasilkan keuntungan yang berlipat. Proses cetak undangan dapat dilakukan dengan mesin, mesin pembuatannya bisa dijalankan secara manual atau biasa disebut sablon.

Karna menggunakan mesin cetak undangan pada pembuatannya, teknik pembuatannya pun terbilang mudah untuk dilakukan. Jika Anda menggunakan jasa orang lain untuk cetak undangan, pastikan Anda melihat dan memperhatikan proses pembuatannya, agar bisa membuka bisnis mesin cetak undangan sendiri. Dan proses pembuatan undangan pun ada metode dan tekniknya.

 

Teknik Cetak Digital

 

mesin cetak undangan

 

Teknik cetak digital atau digital printing merupakan proses pencetakan yang paling mudah dan cepat dikerjakan. Pada proses cetak digital cukup menggunakan file digital dan printer digital, kemudian lakukan proses pencetakan. Selanjutnya, hanya menunggu hasil print undangan.

Kelemahan juga terdapat pada teknik cetak undangan secara digital, yaitu biaya cetak relatif lebih mahal dibandingkan dengan teknik cetak lainnya. Kenapa mahal, karna untuk mencetak 1000 lembar kertas harus mengeluarkan uang sekitar Rp 20 juta. Harga tersebut dipengaruhi oleh harga mesin cetak digital yang sangat tinggi.

 

Teknik Cetak Offset

 

mesin cetak undangan

 

Pada teknik ini adalah pencetakan kertas dengan menggunakan paper plat, dimana paper plat berfungsi sebagai negatif film-nya. Plat biasanya dibuat oleh percetakan offset atau biro jasa khusus. Ada jenis warna pokok pada masing – masing plat yang digunakan untuk mencetak kertas, warna tersebut adalah Cyan, Magenta, Yellow dan Black. Namun jika ada permintaan warna – warna khusus seperti emas dan perak, maka biasanya dilakukan dengan teknik finishing tertentu. Apakah itu, bisa cari tau disini.

Kekurangan dari teknik cetak offset hanyalah pada waktu pengerjaan lebih lama dibandingkan cetak digital. Meski seperti itu, biaya pada teknik offset dipastikan lebih murah dari cetak digital. Hal ini menjadikan Anda dapat mencetak undangan sebanyak mungkin.

Bagaimana, cukup mudah bukan untuk mempelajari teknik cetak undangan. Nah dengan peluang yang begitu besar di masa kini. Anda dapat membuka bisnis percetakan sendiri. Dengan modal yang tidak terlalu besar. Jadi tunggu apalagi, segera hubungi tim kami, kami akan memberikan penjelasan mengenai mesin cetak dan finishingnya serta video tutorialnya.