Manfaat IOT yang Berguna Bagi Industri Manufaktur

Internet of Things (IoT) menjadi salah satu istilah yang sering kita dengar belakangan ini. Banyaknya manfaat IoT bagi industri dan individual menjadikan konsep ini semakin menyatu dalam kehidupan kita sehari-hari.

IoT muncul untuk meningkatkan keuntungan dan daya saing industri. Ia merupakan perluasan dari manfaat internet bagi kebutuhan manusia secara umum. Lebih khususnya, IoT berarti sebuah konsep agar kegunaan internet terus menyebar ke segala sendi kehidupan tanpa putus.

Kevin Ashton pertama kali mengemukakan istilah IoT pada 1999 kemudian menyerbak melalui Auto-ID Center di MIT. Secara umum, IoT berarti benda unik yang memenuhi syarat mewakili fungsi Internet secara virtual dalam struktur berbasis Internet.

Sistem IoT menggabungkan teknologi penginderaan, jaringan dan robotika baru dan yang telah ada. Perpaduan ketiganya membuat pemakai bisa lebih mendalam dalam mengotomatisasi, menganalisa dan mengintegrasi sistem.

Berkat peluang besar tersebut tak mengherankan hasil prediksi Bank Indonesia menyebut perusahaan manufaktur berinvestasi US$70 miliar tahun lalu untuk pemakaian IoT.

Manfaat utama IOT bagi industri manufaktur

Kegunaan IoT akan paling terasa apabila perusahaan bisa merawat mesin atau piranti manufaktur yang memakai IoT. Secara terperinci, inilah manfaat IoT bagi manufaktur:

  1. Mengurangi downtime

IoT berperan besar merawat kondisi mesin yang jika terlambat bisa berdampak pada biaya penggantian mesin yang sangat mahal. Salah satu caranya adalah dengan mengurangi downtime atau waktu henti dengan terlebih dahulu mendeteksi kemungkinan masalah yang muncul.

Pengetahuan akan hal ini membuat pengguna bisa segera bertindak melakukan perbaikan. Walhasil, potensi downtime bisa berkurang, bahkan hilang sama sekali. Sebaliknya, jika downtime tinggi, mutu produk bisa berkurang.

  1. Mengefisiensikan produksi

Manfaat IoT kedua ini berkat fasilitas Overall Equipment Effectiveness (OEE) dan Total Effective Equipment Performance (TEEP). Manufaktur dapat lebih jauh mengeksplorasi fasilitas ini sehingga produksi meningkat dan hemat dalam waktu lama.

  1. Menurunkan tingkat kegagalan produk

Satu lagi manfaat IoT bagi manufaktur dalam segi pencegahan. Kali ini, IoT bisa mencegah kegagalan produk sebab membantu dalam memelihara sistem produksi. Tim produksi bisa menerapkan IoT pada banyak mesin, salah satunya untuk mendeteksi potensi kerusakan pada mesin tersebut. Jika mesin berfungsi baik, potensi produk gagal akan berkurang. Sebaliknya, jika mesin sering rusak, peluang produk gagal akan tinggi sehingga perusahaan harus menarik kembali produknya. Akan sangat merugikan bukan?

  1. Membantu melihat permasalahan sistem secara real-time

IoT berperan penting dalam pemeliharaan prediktif. Dalam hal ini, pihak pemanufaktur dapat menerapkan IoT untuk melihat masalah dalam sistem atau kondisi komponen secara real-time. Metode ini mempunyai keunggulan sebab tidak mempengaruhi masa pakai sistem dan mesin. Berbeda dengan cara pemeliharaan pencegahan yang mewajibkan bongkar pasang komponen mesin. Akibatnya, sistem bisa melemah hingga menambah kemungkinan adanya gangguan.

Baca juga: Macam-macam Penerapan IoT di Dunia Hingga Saat Ini

2021-03-02T05:44:31+00:00February 9th, 2021|
Go to Top