Membahas teknologi IoT (internet of things), khususnya IoT untuk peternakan sangatlah luas, berbagai bidang dan sector industry di Indonesia sudah beberapa menggunakan IoT, karna dipercaya dan sudah terbukti menggunakan IoT dapat memudahkan pekerjaan yang miliki, dengan bantuan internet dan sebuah mesin yang sudah terhubung dengan ke internet menggunakan sebuah koding dari Arduino atau microprosesor.

Cara kerja dari IoT sudah saya bahas sebelumnya, jika ingin tau Anda bisa lihat bagaimana cara kerja IoT. Pada pembahasan artikel kali ini saya ingin membahas mengenai IoT untuk peternakan.

Karna pada dasarnya sebuah kebutuhan pangan berasal dari industri peternakan, jumlah penduduk akan terus meningkat dari waktu ke waktu. Dan akhirnya kebutuhan pangan dan pola hidup masyarakat meningkat.

Contoh Iot Untuk Peternakan

Iot Untuk Peternakan

Dilihat kondisi saat ini, peternakan di Indonesia masih sangat perlu dilakukan evakuasi dan pengembangan serta pengelolaannya. Sehingga membuat para peternak mengalami kesulitan dalam mengembangkan usahanya, karna kurangnya inovasi dan dukungan teknologi.

Saya akan berikan beberapa contoh penerapan IoT di bidang peternakan, pertama adalah. Saat saya bertemu dengan tema yang memang sudah ahli di bidang IT, dia bercerita bahwa di daerah Subang, Jawa Barat. Peternakan ayam disana sudah menggunakan IoT untuk mengontrol ternak ayam mereka.

Dengan dilengkapi sensor pengukur suhu dan kelembapan ruangan dengan thermohygrometer. Secara otomatis ruangan tersebut bisa diatur suhu dan menyesuaikan kebutuhan peternakan. Apabila suhu ruangan terlalu panas, maka fan otomatis akan menyala untuk mengurangi panas ruangan.

Setiap sudut tempat ternak tersebut, juga dipasang chip untuk mengetahui kondisi ternak, dengan seperti ini, hewan yang terkena penyakit atau mati. Semua itu bisa dilihat atau dikontrol dari pantauan chip tersebut,.

Contoh lain dari penerapan IoT di peternakan adalah, budidaya ikan. Kenaikan permintaan terhadap ikan dan protein akhir – akhir ini menyebabkan sektor perikanan banyak dicari. Namun melakukan budidaya ikan tidaklah mudah. Anda harus membekali dengan ilmu dasar yang cukup.

Nah dengan adanya perusahaan yang mau menawarkan alternative untuk memudahkan pekerjaan peternak ikan dengan perangkat berbasis IoT (internet of things.

Aplikas budidaya ini dapat memberikan makan pada ikan secara otomatis dan diklaim dapat mengembangbiakkan segala jenis hewan air. Fitur dasar dari alat ini, dirancang untuk memudahkan proses pemberian makanan agar berjalan sesuai jadwal, ketepatan dosisnya, dan mencatat data secara real-time.

Sebagai contoh, peternak berhalangan hadir datang ke tempat budidaya ikan, nah Anda dapat mengakses informasi kapanpun dimanapun hanya lewat perangkat mobile. Pengguna juga bisa mengatur jam makan ikan dengan mengakses jadwal agar tidak menumpuk. Aplikasi ini juga mampu mengeluarkan makan dengan penyesuaian nafsu makan ikan.

Iot Untuk Peternakan

Manfaat Penggunaan Internet of Things

Manfaat dari penggunaan Internet of Things yang Anda perlu ketahui adalah :

  1. Meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya
  2. Mengurangi beban kerja
  3. Mengurangi cost dan meningkatkan produktivitas
  4. Real-time marketing
  5. Pengambilan keputusan berdasarkan data
  6. Meningkatkan pengalaman pengguna
  7. Meningkatkan kualitas data

Kita akan bahas dibawah ini ya.

1. Meningkatkan Efisiensi Penggunaan Sumber Daya

Dengan mengembangkan internet of things di Indonesia, pekerjaan Anda jadi optimal. Karna fungsi yang diberikan dari teknologi ini adalah memonitor, melacak, mengontrol. Sehingga waktu yang Anda gunakan jadi bisa lebih banyak untuk hal lain.

2. Mengurangi Beban Kerja

Misalkan ketika peternak 3 kali sehari harus membelikan makanan secara manual, setelah Anda gunakan perangkat IoT, Anda hanya perlu menyiapkan 3 kali dalam satu waktu. Sisanya perangkat IoT yang bekerja.

3. Mengurangi Cost dan Meningkatkan Produktivitas

Teknologi IoT akan memangkas cost secara radikal. Misalkan, dalam industri peternakan, peternak hanya mampu menangani 1000 ekor ayam karna keterbatasan sumber daya manusia. Namun setelah menggunakan IoT, dengan sistem yang diprogram. Peternak dapat menangani 1500 ekor ayam, karna teknologi IoT dapat membantu peternak untuk mengukur dosis pakan dan jadwal yang tepat untuk ternak.

4. Real-time Marketing

Dengan adanya sistem perekaman data dan dapat mencatata selama 24/7. Hasil dari real-time day to day dari aktivitas marketing dapat dilakukan dengan baik. Teknologi IoT dapat berbagi data secara real-time untuk membaca wilayah mana yang memiliki agresivitas pasar yang baik.

5. Pengambilan Keputusan Berdasarkan Data

Teknologi IoT memungkinkan Anda dapat menganalisa secara komputasi dengan machine learning. Hasil akan dianalisis dan disusun secara informatif dan mudah dimengerti. Misalkan, Anda ingin survei ke suatu kota secara massive untuk mengetahui kebiasaan mereka, kebutuhan dan ekspetasi warga kota. Dengan menggunakan aplikasi berbasis web dapat melihat hasil dari geo tagging.

6. Meningkatkan Pengalaman Pengguna

Dengan sistem yang terintegrasi pada setiap perangkat yang punya teknologi IoT, menjamin bahwa berbagi informasi secara mudah. Misalkan, kita memiliki perangkat smartwatch dan smartphone. kita bisa berbagi aktivitas yang direkam oleh perangkat tersebut. Begitu juga ponsel yang sudah dihubungkan dengan IoT.

7. Meningkatkan Kualitas Data

Kemampuan untuk merekam data dengan 24/7, menjadikan data yang dihasilkan sangat padat dan sampel jadi lebih luas. Dengan sistem komputasi yang dibuat oleh IoT, proses pengolahan data akan lebih efisien dengan standart error lebih kecil.

Jadi dengan Anda menggunakan teknologi IoT (internet of things), Anda akan dapat memantau dan mengontrol bagaimana keadaan hewan ternak yang Anda miliki. Dan tentunya, dengan adanya pengaturan seperti ini, hewan ternak yang dipelihara pasti akan lebih sehat dan subur. Sehingga keuntungan yang Anda dapatkan akan lebih besar lagi.

Pemerintah telah mendukung dengan adanya dukungan teknologi terhadap sektor peternakan. Untuk itu sangat disarankan bagi para pengusaha ternak yang ingin menginvestasikan dananya untuk melibatkan teknologi pada peternakannya itu jauh lebih baik pastinya, dibandingkan mereka yang masih bekerja secara tradisional.

Sekian dari artikel yang saya bahas mengenai IoT untuk peternakan, semoga Anda bisa menambahkan wawasan Anda dalam hal perkembangan teknologi Internet of Things. Jika Anda berminat untuk memasukkan dukungan teknologi ke peternakan Anda, kami bisa buat program sesuai dengan apa yang Anda inginkan. Dan untuk mendapatkan penawaran budget, klik dibawah