Aplikasi IoT di Indonesia – Internet of Things atau yang sering kita sebut IOT adalah sebuah konsep yang memiliki tujuan memperluas manfaat dari konektivitas internet yang tersambung secara terus-menerus.

Manfaat penggunaan IoT ternyata tidak hanya sebatas menghubungkan produk dengan internet dan mengumpulkan data, tetapi dengan teknologi mesin yang bisa belajar akan tercipta prediksi dari analisis data yang sedang dikerjakan.

Akan tetapi, ketika Anda memiliki perusahaan manufaktur, mungkin akan muncul pertanyaan : apa pentingnya IoT bagi orang seperti saya? Toh, di perusahaan sudah ada divisi riset dan pengembangan yang memanfaatkan IoT. Rasanya, penjualan perusahaan akan baik-baik saja tanpa konektivitas IoT.

Mobil baru Porsche Panamera seharga 68.000 pondsterling diproduksi lewat 100 juta line code atau kode baris (proses konversi data digital berupa angka, gambar, audio, atau video yang tersimpan di komputer menjadi sinyal digital yang akan diterima oleh mesin-mesin atau alat produksi-red), naik dari hanya 2 juta kode baris pada generasi Panamera sebelumnya. Proses produksi mobil Tesla Roadster terbaru pun melibatkan jutaan kode baris.

Di industri kesehatan, proses pembuatan pompa infus untuk obat-obatan menggunakan lebih dari 200.000 kode baris. Lift-lift modern saat ini juga dibuat dengan menggunakan setidaknya 3 juta kode baris. Tidak ketinggalan, proses pembuatan mesin panen juga menggunakan lebih dari 5 juta kode baris.

Dengan perkembangan mesin-mesin yang semakin berorientasi pada perangkat lunak ini, model bisnis di masa lalu yang hanya sukses diterapkan pada perangkat lunak akan merambah ke produk fisik.

Masih banyak industri lainnya di Indonesia yang sudah menggunakan IoT, diatas adalah beberapa contoh saja. Selama ini, penggunaan internet (Internet of Things atau IoT) di kalangan pengusaha hanya dikaitkan dengan penghematan (menabung), baik dalam bentuk otomasi traktor (menghemat biaya buruh dan bahan bakar) maupun bentuk lainnya.

Penggunaan alat ukur pintar, sensor, dan data real time telah menciptakan efisiensi di beragam sektor industri, mulai dari industri kesehatan, pengolahan, dan dalam bentuk penghematan pengeluaran yang tidak terlalu perlu.

Awal Teknologi Internet of Things

Dimulai pada tahun 2016, salah satu produk IoT yang bernama Google Home menjadi salah satu produk yang diterima oleh konsumen. Kemudian pada tahun 2019 ini, sudah mulai banyak perkembangan IoT lainnya termasuk di Indonesia.

Pelaku industri kini mulai menjadikan produk IoT bukan hanya sebagai produk barang, tapi juga sebuah produk jasa. Pengembangan lainnya yang sudah ada di Indonesia yaitu teknologi ini dapat terhubung dengan benda elektronik dirumah Anda, termasuk kulkas, mesin pembuat kopi, atau bahkan jaket Anda.

Proses integrasi ini adalah langkah revolusi komunikasi yang bertujuan meningkatkan pengalaman konsumen. Contoh yang paling radikal adalah ritel daring. Penggunaan penanda radio frequency Identification (RFID) yang digabungkan dengan otomasi sistem pengiriman telah menciptakan efisiensi dan akurasi bisnis.

Di sisi lain, IoT adalah alat yang tepat bagi proses business to business (B2B) lantaran telah merekam pola rutinitas seseorang atau suatu tempat dan menawarkan layanan yang tersegmentasi. Contoh seperti kulkas pintar, dengan fungsinya yaitu dapat mendeteksi persediaan makanan di dalamnya. Dengan seperti itu, jadi kita tau kapan waktu yang tepat untuk membeli persediaan makanan.

Semua fungsi aplikasi IoT di Indonesia dapat memaksimalkan bisnis Anda berjalan lancar, tentunya dengan program yang benar. Kami bisa siapkan kebutuhan Anda dalam teknologi ini. Atau konsultasi lebih jauh mengenai penggunaan teknologi ini, hubungi kami.


Klik dibawah ini untuk  mendapatkan penawaran spesial!

Whatsapp
Download Our Company Profile