Tips Yang Bisa Anda Perhatikan Sebelum Mencetak Kartu Nama

/, Tips/Tips Yang Bisa Anda Perhatikan Sebelum Mencetak Kartu Nama

Tips Yang Bisa Anda Perhatikan Sebelum Mencetak Kartu Nama

Sebelum membuat kartu nama, ada beberapa hal yang harus anda check & recheck. Hal ini penting untuk dilakukan agar hasil cetak yang dihasilkan sesuai dengan harapan anda. Berikut ini beberapa tips yang bisa anda perhatikan sebelum mencetak kartu nama. Check it out!

1.  Tentukan ukuran kartu nama
Hal pertama yang harus anda lakukan adalah anda harus menentukan ukuran kartu nama yang tepat. Sebab, ukuran kartu nama menentukan seberapa besar dari resolusi gambar yang akan anda gunakan untuk kartu nama anda. Misalnya anda menggunakan kartu nama dengan ukuran 90mm x 55 mm, maka ukuran resolusi yang paling aman untuk gambar pada kartu nama anda adalah 1039 x 697 pixel.

2. Konversikan RGB > CMYk
Sama seperti yang sudah kita bahas pada artikel-artikel sebelumnya, penting untuk kita mengetahui pewarnaan apa yang digunakan oleh komputer dan pewarnaan apa yang digunakan oleh mesin cetak. Oleh karena itu, pastikan anda telah mengubah setting RGB pada komputer anda menjadi CMYk.

Pastikan pula warna RGB yang anda gunakan tersedia pada warna CMYk, sehingga hasilnya tidak mengecewakan. Sebab, terdapat beberapa warna pada RGB yang tidak dapat dicetak secara maksimal karena warna tersebut tidak tersedia pada warna CMYk.

3. Perhatikan Bleed & Safety Area
Bleed adalah bagian pinggir yang digunakan sebagai lebihan dari image yang akan di cetak. Fungsi dari bagian ini untuk membantu saat kartu nama selesai dicetak dan dipotong. Biasanya bleed yang digunakan 3-6 mili.

Sementara itu, safety area merupakan area aman yang merupakan area keliling dari bagian dalam sekitar 5-10 mili dari pinggir ke gambar. Area ini merupakan bagian inti dari kartu nama yang tidak boleh terpotong karena berisikan informasi-informasi penting dari kartu nama tersebut.

Tujuan dari bleed dan safety area ini adalah agar bagian kartu nama dapat dipastikan tercetak dengan maksimal. Jangan sampai terpotong atau malah tidak dicetak. Terutama jika warna latar kartu nama menggunakan warna putih.

4. Tentukan format file
Jika anda mendapatkan template kartu nama, pastikan template tersebut ada dalam format yang mudah untuk di-edit. Misalnya seperti CDR, PSD, atau Al. Format template seperti JPEG atau PDF cukup menyulitkan untuk di-edit.

5. Pilih orientasi yang tepat
Landscape atau portrait? Anda perlu menentukan hal ini dengan tepat. Kebanyakan kartu nama menggunakan orientasi landscape (Kartu nama dalam posisi mendatar, memanjang ke samping). Hal ini disebabkan posisi landscape membuat kartu nama lebih lebar dan luas untuk dijangkau mata.

Namun tidak menutup kemungkinan jika anda ingin menggunakan orientasi portrait (posisi berdiri, memanjang ke atas). Beberapa kartu nama dengan desain yang unik juga menggunakan orientasi portrait. Namun dengan orientasi ini, informasi yang ditampung dalam kartu nama menjadi lebih sedikit.

6. Cek pengaturan sebelum mencetak
Ada beberapa pengaturan yang perlu dipastikan saat mencetak, misalnya font yang anda gunakan tersimpan dalam komputer percetakan, menutup colour scheme blocks, menyimpan file dengan format yang berbasis vektor, dan sediakan back up file dalam format yang lain. Misalnya JPEG,PDF, atau PNG.

Baca Juga : 5 Jenis Finishing Kartu Nama Yang Bikin Woow

Referensi : klikprint.co.id

2018-09-20T05:46:31+00:00By |Blog, Tips|0 Comments

About the Author:

Leave A Comment